Aku tapi Bukan Aku

bayi-kembarBerawal dari bakteri Salmonella thyposa yang tiba-tiba menyerang system imun tubuhku, yang membuat suhu tubuhku naik sampai pada deajat yang sudah tak bisa ku tahan lagi. Ditambah lagi dengan rasa pusing yang membuat kepala ini terasa sakit. Tidur pun sudah tak mampu menghilangkan rasa sakitnya. Akhirnya aku putuskan untuk check darah ke klinik terdekat dari kosanku. Keputusan besar ini ku ambil setelah sebelumnya aku ditelepon orang tuaku dan sukses membuatku menangis tersedu-sedu karena memang sakit jauh dari orang tua itu menimbulkan rasa yang berbeda. Setelah menunggu setengah jam, hasil test darah pun keluar, dan hasilnya sesuai dengan prediksi. Aku positif hamil eh positif tifus maksudnya (hehe).

Hasil test itu sedikit banyak membuatku shock dan makin lemah (lebay sih ya). Padahal hari itu, aku harus hadir praktikum yang notabene harus ku hadiri 100%. Jadi, bakalan ribet tuh kalau ga masuk, ngurus ini, ngurus itu. Surat keterangan sakit sih udah di tangan, tapi ku putuskan untuk tetap masuk karena sudah bisa ku prediksi bakalan banyak tugas pengganti yang harus aku lakukan jika tak mengikuti praktikum itu. Tapi, badanku masih lemah tak berdaya dan tak punya upaya untuk melangkah. Setelah perdebatan panjang terjadi, sampailah aku dan teman-teman yang kala itu menjengukku pada satu keputusan fantastis. Ya, aku akan tetap masuk, aku tapi bukan aku. Pasti pada bingung kan? Ya, karena dia yang akan menggantikanku, tak lain dan tak bukan, dia adalah saudara kembarku.

Sekedar info saja, aku terlahir ke dunia tidak sendirian, tapi berdua bersama saudara kembarku. Kita melewati jenjang pendidikan di sekolah yang sama sejak TK hingga SMP. Tapi, kita memutuskan untuk berpisah dan mencari jati diri kita masing-masing ketika SMA. Ya, kita memutuskan untuk sekolah di tempat yang berbeda ketika SMA. Ternyata, Allah berkehendak lain, kita berdua kembali disatukan ketika kuliah, kita kuliah di tempat yang sama tetapi di jurusan dan fakultas yang berbeda. Bidang ilmu yang kita geluti juga berbeda. Aku anak MIPA sedangkan saudara kembarku di Ekonomi, sungguh sangat bertolak belakang bukan?

Kembali ke topic awal. Saudara kembarku (sebut saja dia Dila) bersedia untuk menggantikanku praktikum. Mulailah penyamaran dilakukan. Semua barang yang biasanya ku pakai dan ku bawa, hari itu dia yang memakai dan membawanya. Mulai dari tas, buku, dompet, dan yang paling penting KTM (kartu tanda mahasiswa). Tak lupa pula, dia belajar kuis dan menulis jurnal untuk praktikum hari itu. It’s the first time for us. Karena walaupun SMA kita beda sekolah, tak pernah sekali pun kita tukar menukar raga karena kita berdua orang yang jujur dan terpercaya (hahaha). Jam sudah menunjukkan jam satu kurang, tibalah saatnya dia menuju lab. Aku agak khawatir akan keselamatannya karena ini merupakan dunia baru baginya, dunia yang selama ini asing dalam kehidupannya. Aku juga tak punya pilihan lain karena hari itu memang tubuhku tak punya daya dan upaya untuk melangkah. Apa aku harus belok ke hutan dan lari ke pantai? (hahaha #apasih).

Setelah beberapa jam menunggu, datanglah bak Dila dan temanku yang selama ini setia menemaniku. Aku pun tak sabar untuk mendengarkan cerita dari mereka berdua.
“eh gimana tadi praktikumnya?” tanyaku
“sumpah, itu pelajaran paling GaJe, masak gabut banget, ngerjain ini, nungguinnya lama banget lagi” jawab bak Dila
“iya tahu, masak dia tadi tidur. Ih… aku malu banget bawa dia ke kelas. Terus tadi ada yang nanya, nama kamu siapa? Terus dia jawab, aku Dila eh Dita, untung aja ga ketahuan, hahaha” tutur temanku itu.

Mendengarkan cerita mereka berdua aku pun menyadari bahwa kita adalah dua makhluk hidup yang berbeda walaupun serupa. Ditambah lagi bidang keilmuan kita yang memang jauh berbeda. Tapi, aku mengucapkan terimakasih pada saudara kembarku yang telah rela menggantikanku pada praktikum hari itu. Ya walaupun ku tahu, hari itu, aku tapi bukan aku.

Advertisements

2 thoughts on “Aku tapi Bukan Aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s