Hubungan Konversi dan Konsultasi

Singkatan yang berubah jadi kataKonversi akan sangat mudah dilakukan oleh orang yang mengerti, teliti, dan terperinci. Sayangnya, tiga kriteria itu seperti tak seutuhnya ku miliki. Mengerti mungkin iya, tapi dalam hal teliti mungkin ku tak terlalu mumpuni, ditambah lagi minimnya diri dalam merinci. Jadilah, sore kemarin ku habiskan dengan berputar-putar dan bertanya-tanya ke sana kemari untuk untuk menyelesaikan analisis ini, ya analisis mengenai konversi. Konversi ini bukan sembarang konversi. Karena koversi ini berkaitan erat dengan skripsi yang sebentar lagi akan ku geluti.

            Konversi ini menjadi sangat vital karena akan berdampak langsung terhadap hasil penelitianku nanti. Pun demikian, konversi ini juga akan berkaitan erat dengan nyawa para tikus yang akan jadi korban. Salah konversi, jangan heran jika tikus-tikus itu akan mati. Tak heranlah jika konversi ini menjadi begitu berarti. Karena sudah tak bisa menanggungnya sendirian, mulailah ku bertanya kesana kemari. Menghubungi teman yang jurusan farmasi, hingga kakak kelas yang sebelumnya pernah mengalami dan melakukan konversi. Membaca banyak jurnal, artikel, dan skripsi, hingga membenamkan diri di LSI (perpustakaan IPB). Jawaban tentang konversi tak kunjung ku dapati.

            Tak tahan lagi memikirkan konversi, ku azzamkan diri untuk menemui dosen pembimbing untuk konsultasi. Dosen pun menyanggupi untuk melakukan konsultasi esok hari. Keesokan harinya ku telah persiapkan diri dengan berbagai pertanyaan terkait konversi. Iseng-iseng ku buka laptop untuk sedikit mengintip sampai dimana konversi itu ku lalui. Beberapa waktu berselang, tak ada kemajuan berarti. Tiba-tiba terbesit keinginan untuk bertanya pada salah satu teman yang kurasa mumpuni dalam hal konversi. Tak apalah ku lakukan konsultasi walau bukan pada dosen pembimbing skripsi.

Ku hampiri dia, bertaya, dia pun bersedia. Mulailah kita berdua diskusi dan mulai mengeksekusi. Tak sampai satu menit, ku telah selesai dengan masalah konversi yang telah membuatku pusing sepanjang hari. Lantas, hikmah apa yang bisa ku ambil dari semua ini? Hikmahnya adalah telah ku temukan hubungan antara konversi dan konsultasi. Apakah hubungannya?  Hubungannya adalah konversi bisa diselesaikan dengan adanya konsultasi. Pesaknu: jangan ragu lakukan konsultasi jika diri sudah tak sanggup menghadapi.

Advertisements

5 thoughts on “Hubungan Konversi dan Konsultasi

  1. Sebenarnya jawaban konversi itu disimpan dulu oleh Allah beberapa waktu untuk melihat besarnya perjuangan dan semangat kita, sehingga Allah SWT mengizinkan kita untuk segera mengetahui jawabannya melalui umatNya yang lain… perlahan-lahan usaha kita ditunjukkan oleh Nya menuju orang tersebut 😉

    *Nice story dit

    • bener banget rin, justru prosesnya itu yang membuat semuanya lebih menarik untuk kembali dikenang, mungkin akan berdarah-darah pada awalnya tapi akhirnya nanti akan sangat indah untuk dikenang. mari jalani proses 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s