Waiting for Nothing

danbo_06Hal yang paling aku sukai dari Bogor adalah sinyalnya. Terhitung sejak tingkat akhir ini sinyal m3 di kosanku kenceng banget. Jadi, nggak ada ceritanya lagi tuh nongkrong di kampus buat internetan. Biasanya nih, dulu dulunya tiap abis magrib bela belain ngampus cuma buat numpang belas kasih wifi kampus. Modem? Aduh… kalo pake modem mah… nunggunya bisa sampe tua malahan bisa sampe ubanan. Seriusan. Nunggunya kayak nungguin kamu, lama (hahaha, abaikan). Banyak banget dampak positifnya, walaupun tak dapat dipungkiri dampak negatifnya juga tak kalah banyak. Positifnya sih aku jadi orang paling update sedunia, tahu segala hal yang ada, terutama gossip-gossip para selebriti #hahaha, eh kalo yang ini kayaknya dampak negatifnya ya. Nah, ngomong-ngomong dampak negative, kayaknya tadi pagi aku baru kena imbasnya sih. Gini ceritanya, sejak keberadaan sinyal ini, aku jadi suka streaming video-video di youtube dan parahnya ini susah dihentiin. Pas video yang satu udah ditonton, pindah ke video selanjutnya. Begitulah seterusnya, berantai-rantai hingga tak terasa waktu terus berjalan. Niatnya sih pengen ke departemen mau nanyain kelayakan skripsi (red: koreksian skripsi) sebelum dzuhur, jatohnya setelah dzuhur. Oke, aku salah dan ku terima konsekuensi atas ketidakberdayaanku memperioritaskan mana kesukaan dan mana kewajiban.

            Dalam rangka mendukung pola hidup sehat yang telah aku canangkan kemarin, jadilah ku putuskan untuk berjalan kaki dari kosan ke departemen. Biasanya sih naik ojek. Lumayan sih hemat Rp 3000, kan lumayan uangnya bisa dikonversi buat beli jus yang pastinya mendukung pola hidup sehat yag sedang ku jalani. Lumayan capek sih nyampe departemen tapi sedikit terobati tatkala membayangkan skripsiku yang sudah selesai dikoreksi. One step closer menuju sidang. Langsung tuh aku nanya skripsi atas nama diriku, dan ternyata saudara-saudara… semuanya jauh dari apa yang dibayangkan. Koreksian skripsiku belum juga dikoreksi. Aku yang sebenernya penyabar jadi agak sedikit beringas. Gimana nggak beringas, ini udah mau tiga minggu dan koreksiannya belum juga selesai. Ditambah lagi, salah satu dosen yang jadi pengujiku itu bukanlah tipe yang lama kalo ngoreksi skripsi. Wah… pasti ada yang nggak beres nih. Aku langsung lapor ke bapak kepala komdik (komisi pendidikan) departemen. Beliau ternyata juga agak kurang percaya jika dosen yang bersangkutan begitu lama ngoreksinya. Akhirnya kita putuskan untuk mengecek ke loker para dosen, dan semua teka teki ini terpecahkan.

            Ternyata inti permasalahan ini adalah kelalaian petugas komdik yang tidak memberitahu jikalau skripsiku sudah diletakkan di loker dosen yang bersangkutan. Skripsiku masih terletak di sana, di loker beliau, tak tersentuh hingga hampir tiga minggu. Aku langsung naik darah, sampe berasep ke ubun-ubun kayaknya, sebel minta ampun. Tapi aku bisa apa? Kan hukumnya mahasiswa selalu salah. Jadinya aku ngomel-ngomel sendiri. Tak henti-hentinya aku menyayangkan proses penantian selama hampir tiga minggu ini yang ternyata taka da hasil apa-apa. Bener-bener waiting for nothing. Bapak komdik langsung memberikan skripsiku pada dosen yang bersangkutan dan dalam hitungan menit koreksiannya udah selesai. Seandainya petugas komdik itu tahu betapa inginnya aku segara menyelesaikan proses menuju wisuda ini, pastilah dia tak akan lalai pada tugasnya. Bukan tanpa alasan aku ingin segera selesai. Aku ingin sekali segera selesai karena aku ada yang menunggu. Aku tak mau dia terdzalimi karena menunggu studiku yang terasa begitu lambat ini. Ya Allah, tak apalah sekarang hamba waiting for nothing tapi berilah kelancaran dan kemudahan kepada hamba untuk menghadapi sidang nanti, dan berilah kesempatan kepada hamba untuk bisa bergabung dengan para wisudawan wisudawati yang akan diwisuda pada bulan November 2014 nanti, amiiin.  

Advertisements

2 thoughts on “Waiting for Nothing

  1. hiks. pengen nangis nggak sih kalau gitu? kesel. Tapi kelalaian petugas itu bener-bener campur tangan Allah. Pasti ada sesuatunya. Emang yah, tingkat akhir itu rawan. hahah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s