Benar-Benar Aku Suka?

 tombol like facebook di blog           Ya… masa-masa vacuum of power (baca: nganggur) ini benar-benar memberiku waktu yang begitu melimpah untuk memikirkan dan merenungkan banyak hal. Mulai dari pahala hingga dosa, masa depan hingga masa lalu, kesedihan juga kebahagiaan. Semuanya telah mendapatkan jatahnya. Tapi parahnya masa-masa ini belum berakhir juga, mungkin ada masalah yang sejatinya benar-benar penting tetapi belum aku pikirkan hingga saat ini. Tapi, apakah itu? Aku pun sama sekali tak tahu. Kalo udah tau mah, pasti udah aku renungkan dan pikirkan #tsah. Hingga bertemulah aku dengan seorang pemuda tampan dari desa seberang (hahaha, boongan) yang ngasih tau sebenarnya masalah apa yang sejatinya belum ku pikirkan matang-matang.

            Pagi itu, tumben-tumbenan punya motivasi buat mandi sepagi mungkin, pertanda mau ada tamu. Dan benarlah, ternyata mau ada masak-masak di kosan yang ternyata juga dihadiri oleh kakak kelas yang ku sebutkan di atas (pemuda tampan dari desa seberang, hahaha). Aku sih cuma pemain figuran dalam acara masak-masak itu, jadinya aku cuma sedikit memberikan bantuan yang tak begitu berarti. Karena itulah ku putuskan untuk duduk saja dan ngobrol sama si kakak kelas dan terjadilah percakapan yang cukup serius di antara kita.

Kakak: Dita udah lulus?

Aku: iya kak udah, tapi belum wisuda

Kakak: terus sekarang kesibukannya apa?

Aku: nggak ada kak, lagi vacuum of power

Kakak: rencananya mau kemana? Ngelanjutin S2 apa mau kerja?

Aku: pengen sih kak lanjutin S2, tapi untuk saat ini pengen kerja dulu

Kakak: kerja dimana? Bidang apa?

Aku: belum tau kak, tapi udah mulai ngelamar-ngelamar sih

Kakak: emang kamu sukanya apa?

Aku: apa ya? Nggak tau pastinya kak

Kakak: lah, emang kamu cita-citanya pengen jadi apa?

Aku: hm… apa ya kak? Belum tau pasti

Kakak: kamu harus tau yang bener-bener kamu suka apa

            Yup, I have found it! Sesuatu yang benar-benar penting tapi belum ku pikirkan secara matang, sesuatu itu adalah ‘hal yang benar-benar aku suka’, bahasa kerennya passion. Jujur, sampai pada masa dimana tulisan ini dibuat, aku bener-bener belum tau apa yang bener-bener aku suka. Ku pikir-pikir, ku timbang-timbang, tetep belum nemu apa kiranya yang bener-bener aku suka.

            Lah, aku kan suka kamu, iya kamu, hahaha. Yup, aku suka kamu, tapi setelah ku pikir-pikir lagi, apa iya aku suka kamu? Sedangkan sampai detik ini pun aku juga tak tau kamu suka aku ato nggak, hahaha. Bubar-bubar, bukan bahasan ini yang pengen aku bahas di tulisan ini. Aku pengen lebih ngebahas hal yang kusuka terkait passion bukan perasaan. Karena sejujurnya, dikasih tau ato nggak, hati kita udah tau kok mau berlabuh kemana #eaaa. Ok, back to the topic, nanti bisa kemana-mana kalo ngebahas ginian.

            Mari bahas satu per satu hal yang ku suka ato seenggaknya yang ku tekuni hingga saat ini. Siapa tau kalo dirinci satu per satu aku bisa nemu sesuatu yang bener-bener aku suka. Kriterianya sih kata kakaknya, sesuatu yang bener-bener disuka adalah ketika kita merasa tak terbebani dan malah justru merasa senang berlama-lama mencurahkan banyak waktu untuk hal tersebut. Ok, let’s start.

            Pertama, hal yang ku tekuni, aku kuliah di jurusan Biokimia. Tapi jujur, aku merasa sangat terbebani ketika harus belajar terkait Biokimia yang njilimet itu. Terlibat dalam beberapa penelitian tetapi jujur aku juga merasa begitu terbebani dengan itu semua. It’s mean, Biokimia untuk saat ini bukanlah sesuatu yang benar-benar aku suka. Tapi untunglah aku telah bisa melewati itu semua, Alhamdulillah.

            Kedua, aku suka ngeblog lebih spesifik lagi aku suka nulis. Apakah ini sesuatu yang benar-benar aku suka? Maybe. Tapi masalahnya, keinginan dan rasa suka nulis ini datangnya nggak pasti, kadang pengen banget nulis, kadang males banget nulis. Parahnya, rasa males itu lebih sering dateng. Jadi suka nulis belum bisa ku kategorikan sebagai sesuatu yang benar-benar ku suka.

            Ketiga, aku suka browsing, suka banget. Aku bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk browsing apa pun di internet. Tapi apa iya aku harus menekuni kesukaanku ini? Soalnya aku rasa semua orang juga suka browsing dan menghabiskan banyak waktu buat internetan. Jadi menurutku browsing di internet disukai oleh banyak orang termasuk diriku. Jadi, ini masih belum bisa ku kategorikan sebagai sesuatu yang benar-bener aku suka.

Sepertinya aku harus mikir lagi buat nemuin sesuatu yang benar-benar aku suka. Apa itu? Tak tahulah masih agak buram. Aku mau cari dulu ya. Inti dari tulisan ini adalah, aku pengen kalian yang baca ini tahu sesuatu yang benar-benar kalian suka. Agar kalian bisa memetakan hidup kalian ke depannya. Jangan kayak aku yang masih buram. Tapi, bukan berarti aku nggak punya peta hidup dan rencana ke depan ya. Aku punya, tapi belum ku resmikan sebagai peta hidup. Mungkin dalam waktu dekat ini bakalan diresmiin, segera. Jadi, sesuatu yang benar-benar aku suka? Hm…kamu, iya kamu, hahaha :D.

Advertisements

5 thoughts on “Benar-Benar Aku Suka?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s