Sekarang Aku Suka

380508_10150478978223600_81428978599_8926950_1289811075_nKatanya sih, jangan ‘terlalu’ kalau suka atau nggak suka sama sesuatu. Soalnya bisa jadi akan terjadi kebalikannya di kemudian hari. Terlalu suka akan jadi nggak suka dan terlalu nggak suka akan jadi suka. Makanya dari itu, aku selalu menjaga agar diri ini hanya terbatas pada kata biasa-biasa saja. Suka ya sukanya biasa aja, nggak suka ya nggak sukanya juga biasa-biasa bae. Tapi yah, yang namanya perasaan, mana bisa diatur. Misalkan bisa diatur nih ya, nggak bakalan tuh temenku suka sama orang yang dulu bikin dia jengkel setengah mati, nggak bakalan juga sepupuku bakalan suka sama temennya yang sukanya manfaatin dia, nggak bakalan juga tuh temenku suka sama mantannya yang playboy-nya nauudzubillah, dan nggak bakalan juga aku suka sama kamu yang rasa-rasanya ‘mungkin nggak ya suka juga sama aku?’ #eaaa. Kalau bisa diatur mah nggak bakalan ada tuh ceritanya drama-drama yang kisah cintanya bakalan njilimet kayak gitu dan nggak bakalan ada pula tontonan favorit akuh, drama atau movie romance yang kisah cintanya tragis. Ok, udah kita sepakati dan ketahui bersama ya bahwa yang namanya perasaan tak bisa kita atur sesuka hati kita. Tiba-tiba aja suka sama sesuatu dan tanpa disadari ternyata rasa suka itu udah dalem dan udah telat banget buat ngedangkalinnya. Jalan keluarnya? Biarkan saja, karena hati akan punya caranya sendiri untuk mengatasinya. Ini bisa disebut jalan keluar nggak sih? Nggak juga sih, tapi ya mau gimana lagi, aku juga nggak punya saran yang lebih baik dari ini.

Continue reading