Ketika Trial Bertemu Error

trial_and_errorSalah satu alat transportasi yang akhir-akhir ini akrab dengan keseharianku adalah angkot. Jika menelisik lebih jauh, ternyata alat transportasi ini telah lama akrab denganku. Bagaimana tidak, tetanggaku yang telah ku anggap seperti pamanku sendiri adalah seorang supir angkot. Ketika masih kecil, aku sering sekali diajak jalan-jalan menggunakan mobilnya yang sering sekali berganti-ganti. Karena memang selain menjadi supir angkot, beliau juga berprofesi sebagai pedagang mobil, gampangnya makelar mobil. Aku akan senang bukan kepalang ketika diajak untuk jalan-jalan ke kota karena memang rumahku di desa. Hal yang paling ku senangi ketika ke kota, karena ketika melewati persawahan luas di desaku, aku akan bisa melihat banyak sekali bintang yang bersinar terang di perbukitan nan jauh di sana. Bintang di perbukitan? Iya, tak lama setelah itu aku tahu, ternyata mereka bukan bintang melainkan cahaya lampu rumah penduduk yang bersinar layaknya bintang di langit. Tak hanya di ajak jalan-jalan, seringkali aku juga dibelikan makanan di kota. Ada sebuah warung bakso yang begitu terkenal di seantero desaku, namanya bakso goyang lidah. Saking tenarnya, kalau kamu ke kota tapi belum beli bakso goyang lidah, itu sama halnya kamu belum ke kota. Begitu katanya. Sekarang, bakso goyang lidah sudah tak setenar dulu, sudah banyak sekali pesaing-pesaing baru yang menawarkan bakso dengan citarasa berbeda. Begitulah hidup, semua ada masanya.

Continue reading