Jodoh Pilihan

kartun06Kamu, iya kamu. Berceritalah apa pun padaku. Apapun itu. Mulai dari hal yang kau anggap penting, tak penting, rahasia, lucu, bahagia, atau menyedihkan. Aku akan mendengarkan semuanya, karena aku sepertinya ditakdirkan untuk menjadi seorang pendengar setia. Aku lebih tertarik mendengarkan cerita orang lain daripada menceritakan ceritaku pada orang lain. Aku akan mematuhi semua peraturan yang kau buat, semisal kau mengaharuskanku menjaga ceritamu dari siapa pun atau menyimpan rapat-rapat ceritamu dari orang-orang tertentu, atau mungkin mengizinkanku untuk menceritakannya kembali di blog pribadiku seperti yang sedang ku lakukan sekarang. Banyak kisah yang telah ku dengarkan, mulai dari kisah persahabatan jadi cinta, cinta jadi persahabatan, cinta jadi benci, atau bahkan benci jadi cinta. Lihatlah irisan dari semua cerita yang pernah ku dengarkan, cinta. Tak pernah lepas dari masalah yang satu itu. Variasi ceritanya sungguh tak terbatas, bisa dibuat sederhana atau njilimet sesuai dengan keinginan yang menjalaninya. Aku pribadi tipe orang yang menganggap sederhana urusan perasaan, hati, dan cinta. Maka tidaklah mengherankan, jikalau aku akan sangat antusias tatkala mendengarkan kisah cinta yang sungguh di luar imajinasi biasaku soal cinta karena ya itu, aku tak pernah menggap rumit masalah perasaan, hati, dan cinta. Seantusias tatkala mendengarkannya, aku juga begitu antusias tatkala menuliskannya. Sungguh aku telah mendapatkan izin dari si empunya cerita untuk menuliskan kembali kisah romantis mereka hahaha.

            Berawal dari ketidaksengajaan yang mungkin agak sedikit disengaja –tapi sepertinya memang tak sengaja-, sebuah SMS yang ingin Rama kirimkan kepada temannya nyasar ke sebuah nomor yang Rama juga tak tahu siapa pemiliknya. Gayung bersabut, ternyata SMS nya mendapatkan balasan dari si pemilik nomor. Beruntungnya si Rama, ternyata pemilik nomor itu adalah seorang perempuan, sebut saja Rani. Dari sanalah hubungan mereka dimulai. Saling kirim SMS, saling tukar cerita dan pengalaman, saling meminta solusi akan permasalahan yang mereka hadapi, dan itu tak hanya melalui SMS tapi juga melalui telepon. Kita sebut apa ya hubungan sejenis ini? Saling berkomunikasi dengan orang yang sama sekali tak kita tahu seperti apa wajahnya. Aku pun tak mengerti dan aku yakin kamu pun begitu. Di antara kedua belah pihak itu, Rani lah yang lebih sering menceritakan ceritanya pada Rama. Mulai dari permasalahan sehari-hari, kuliah, hingga urusan asmara. Rani banyak bercerita tentang orang-orang yang menyukainya tapi dia tak berniat membalasnya, mulai dari teman sebayanya, kakak kelasnya, pengusaha, hingga dosennya. Karena begitu seringnya cerita penolakan yang Rani lakukan, tak pelak Rama menjadi penasaran, sebenarnya Rani ingin tipe yang seperti apa, dia pun langsung bertanya tatkala mereka berdua sedang telponan,

“Eh Rani, kamu teh pengen tipe yang kayak gimana? Temen kamu ditolak, pengusaha ditolak, dosen ditolak, terus pengennya yang kayak gimana? Kalau nolak terus, sama aku aja gimana?” Tanya Rama dengan nada bercanda.

Continue reading

Advertisements

Pintu Kemana Saja

191121_doraemonfujiko5Hay. Satu kata datar itu yang bisa ku ucapkan tengah malam ini. Padahal ku yakin, kau mengharapkan lebih banyak lagi kata yang terangkai karena ketiadaanku selama ini. Aku bukan tak ingin menemui. Ingin, sangat ingin malah. Tapi karena sedikit urusan ini membuat aku sedikit ‘sibuk’. Kau pasti tak akan percaya, karena sejatinya kau dan aku sama-sama tahu, tak pernah ada manusia yang benar-benar sibuk di dunia ini. Lantas kenapa banyak yang menggunakan alasan ‘sibuk’ ini hanya untuk memberikan pembenaran atas ketiadaan diri kita dalam prioritas mereka? Ya… begitulah kita, manusia. Makhluk pencari alasan. Tapi, kali ini sungguh, aku sungguh benar-benar sedikit ‘sibuk’. Seandainya kau tahu bagaimana kehidupan para pekerja di kota besar, maka kau tak akan pernah keberatan akan ketiadaanku, ketiadaan kabarku. Bukannya aku tak meletakkannmu dalam prioritas utama tapi sungguh, waktuku telah banyak mubadzir di jalanan. Setelah dua minggu itu akhirnya ku bisa kembali bersamamu, senangkah dirimu? Aku harap kau senang wahai blogku. Segitunya ya ngomong sama blog doang sampe butuh satu paragraph. Iyalah, gini nih yang namanya niat, minta maafnya yang banyak plus bertele-tele, biar yang mau maafin rela ngasih maaf hahaha.

Aku mala mini harusnya udah ngantuk, sekarang udah tengah malem tapi entah mengapa enggan memejamkan mata. Efek tempat baru kali ya, iya kali ya, ngangguk-ngangguk. Aku baru pindahan kosan ke daerah yang kemaren sempat jadi trending topic meme tanah air, tau kah? Yup bener banget BEKASI. Apa kabar bekasi? Be nice ya, semoga betah, aaamiiin. Jauh dari orang-orang yang selama ini dekat, sedikit berat, tapi aku harus kuat demi mengejar ridho Allah dunia akhirat. (akhirnya aku tidur karena sudah tak kuat menahan kantuk).

Continue reading